Melukis cahaya,
Akar-akar kata yang berserak di hempas alam terekam dalam gambar
Di kala detik itu terhenti, menjadi sejarah anak manusia
Hadirnya dirimu dari setiap detik itu
Melebur kubiarkan menjadi impian yang tersembunyi
Jutaan khayal,
Lalu kita hidupi dengan jiwa yg menanti selama ini dari sebuah sosok,
Tersentuh mata dan jari-jarimu, membara api cinta.
Jutaan sahabat kusiar kabar akan kisah kasih kita.
Pialang-pialang kata berebut merenggut cerita kita.
Kita yang tenang datar menjadi senyum tawa bahagia para kerabat.
Setiap relung-relung waktu kubangun imajinasiku akan wajahmu.
Padamu sisa waktu kita menyatu, denganmu jiwa erat membaur.
Yank....,
Kunikmati jiwamu,
Sebab harum batinmu telah kulekatkan.
Nafasku mengalir darahmu, pada pasirmu bertanya:
"Akukah belahan jiwamu dengan cintamu,pasangan kekasih jiwa,
yang tersembunyi selama ini?"
Tanpamu hati terkurung terbiar berkelana akan cinta sejati.
Puncak hakekat dan labuhan tarekat cinta adalah kebahagiaanku.
Fachry,Dear my beloved Ticia
APALAH ARTI SEBUAH DIRI JIKA DIRI ITU DIPERTANYAKAN...
APALAH ARTI SEBUAH DIRI JIKA DIRI ITU DICARI...
APALAH ARTI SEBUAH DIRI JIKA DIRI ITU DIUNGKAPKAN...
AKU ADALAH AKU YANG TIADA...
AKU ADALAH AKU BAGI DIRIKU DAN BAGI DIRIMU...
AKU ADALAH DEBU DARI DIRIKU DAN DIRIMU...
AKU BUKANLAH APA-APA JIKA TIDAK ADA KAMU DAN KAMU BUKANLAH APA-APA JIKA AKU TIADA..
SETIAP AKU ADALAH AKU DAN SETIAP KAMU ADALAH AKU BAGI DIRIKU...
TIDAK ADA SESUATU SELAIN AKU DAN TIDAK ADA KAMU SELAIN AKU...
AKU ADALAH ORANG YANG BERJALAN DENGAN DIRIKU DAN BERBAYANG DIRIMU..
Termenung dan Terpaku,
Memikirkan apakah gerangan yang akan terjadi.
Terdiam dan Terbayang,
Memikirkan benarkah ini bukan mimpi dan terjadi.
Satu bagian hati berkata bahwa kaulah belahan jiwaku.
Satu bagian hati bertanya akankah ini kan abadi ???
Satu bagian hati takut kan kehilangan hatimu.
Satu bagian hati berharap tuk' bisa melewati segala rintangan yang akan ada.
Akankah segala perbedaan membuat sayatan di hati???
Akankah segala keindahan hilang ditelan kelamnya malam???
Akankah hati dan jiwamu menyertaiku selalu???
Akankah ragamu kan memelukku dan tak kan melepaskannya lagi???
Ticia,Dear my beloved Fachry
Untuk Kawan Sepiku, Fachry.........
Kesepian, adalah apa yang kau nikmati setelah merenggut kebebasan dari kelamin hidup! “sedang senyap menyelinap diantara desah yang menganga”, karenanya kau coba tebus dengan puisi bimbang. kawan, mimpi telah banyak mencekik orang seperti kita, tapi tetes-tetes upaya melegakan setelahnya, walau mengorbarkan luka dalam ragu yang kian dalam, tapi, mereka terlalu tua untuk kita, dan kita tidak pernah terlalu muda untuk mereka!. karena kita tidak pernah gagal mencuri gairah dalam hidup yang basi ini! karena kita berpuisi…
seperti kita menterjemahkan ayat-ayat suci: buruh-buruh itu menyenandungkan kesaksiannya, bahwa tiada yang paling berkuasa selain Dia, jika ada yang mecoba untuk berkuasa- maka mencoba menjadi Dia. dan kita mendengar senandung itu, kita mendengar, kita mendengar, semakin jauh semakin dekat.
walau kadang suara dirampas hiruk dunia!
kau bisikkan “mimpi di ujung embun” dan aku mengira, segala telah patah, karenanya kita berpuisi, menyambung mimpi-mimpi, menghimpun yang terserak, menjadi pelayat kepada jiwa-jiwa yang mati. Dan walaupun iringan pelayat terlilit lupa, kita tetap ingat dan berkata: yang mati akan bangkit!; dan malam mulai kembali jahanam, menginjak-injak jiwa yang merasa merdeka!
kawan, kelak kita adalah jasad. Terbaring dalam kadafer yang dingin dan sepi. kelak kita adalah jasad, tapi kinipun kadafer itu telah mengurung kita! siapa malaikat yang berani menyepak kita ke neraka? selama kita tetap setia pada cita-cita. tapi inilah teman- sepi untukmu dari Tuhan.
kawan, kau ingat, setelah lelah dari tempatmu, aku berjalan linglung ke terminal, memasuki alam yang tak tegas menghimpunku. Maka aku-lah yang selalu kembali menegaskan, bahwa hidup adalah secangkir kopi. Hitam dan tumpah ke remang jantung, membuat setiap denyutnya berjaga, membuat setiap hembus nafas terasa senja. Tapi jahanam, doa siapa tersesat di kepala keropos milik kita. Menyeret tubuh kering ini ke sangsi yang kejam. Hingga kita beku di puncak sunyi.
"Seribu kata dalam almari coklat di ujung kalimat, diantara kebodohan dan di tepi air yang menjadi nyeri, “jiwamu menolak mati!”
Abu
Bogor, 18 Januari 2008
he is my choice,
he is my life,
he is my future...
Fachry is my soulmate
To my dear Bestfriend fachry...
semoga kamu sukses dlm kehidupanmu...
take care...
From Fara (Malaysia)
Pay, in real life,
kadang merangkai kata lbh mdh drpd menjalankan,
coba berada sebaliknya!
mungkin rangkaian kata akan berbeda,
jgn jadi konsultan,
tau yg terbaik buat hdp tp blm tentu bs praktek
Terima kasiH
telaH menGajaruQuw banyaK haL,,
seMoga selaManya hiduPmU iNdaH,,
Bahagia SeLamanyA,,
SuKses yacH..SelaMaT...SelaMattttt
"Tidak ada batas dlm hidup kita, hanya kita yg mbatasinya.
Pertanyaan2 dan rasa ingin tahu hanya akan merusak misteri dan imajinasi.
Biarkanlah semua alami.. biarkan rasa & sensasi menuntun kita"
sejuta makna terkias didirimu...
senyuman atau tangisan mereka mengirimkan pesan kepada kamu...
" Adakah jiwa dan nurani mu untuk kami semua?""
Manusia itu terbatas, saat dia menderita, dia tahu bahwa dia itu terbatas.
Nah, saat itu, dia juga tahu bahwa ada sesuatu di luar dirinya yang tidak terbatas....Bung
Tuhan menciptakan kita dengan sempurna, ada raga dan sekalugus jiwa.....dengan begitu ada tawa dan ada canda, ada tangisan dan ada kesedihan, ada pengkhianatan dan dan kecurangan, ada kecongkakan dan ada kesombongan, ada iri dengki dan kejujuran, ada Dia begitu juga kita(Insan).
Manusia memang susah dimengerti Tuhan pun merasa payah mengurus makhluk yang satu ini. dikasih ini maunya itu diberikan itu maunya ini, memang susah dan payah.
Kehidupan, Cinta dan Persahabatan adalah suatu pilihan dan keinginan...
Setiap generasi memiliki perjuangan keinginan yang berarti...
Diantara Paradoks Hitam dan Putih...
Arti memiliki
Kehidupan dan cinta ini suatu hal yang mengesankan dan harus dinikmati jika memang sudah menjadi pilihan.
Seperti kata berikut : Dunia tak pernah akan begitu indah, jika tanpa percintaan dan kasih sayang....yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya adalah dinamika.
manusia yang terbaik adalah memiliki maaf yang kuat dan keyakinan hati.
Jika kita perhatian pada seseorang, tidaklah berharap bahwa seseorang itu akan memperhatikan kita persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama.
Satu diantara kita
akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang......
Jangan pernah berhenti untuk mengasihi apa saja dan kepada siapa saja.....
mungkin akan begitu menyakitkan dan mungkin akan menyebalkan dan menderita dengan perbedaan cara pandang tapi jika kita tidak mendengar kata hati, pada akhirnya kita akan menyesal....dan akan jauh lebih pahit ....karena suatu waktu kita menyadari bahwa kita tidak pernah menikmati ....setiap hikmah itu sebagai jalan langkah kepercayaan diri kita.
Pintu masa lalu telah tertutup
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan diri kita untuk hari ini.
Kita dapatkan mengerjakan lebih banyak hal
Mulaikan segala niat pada saat ini.
Bila hari ini kita mampu memaafkan hari kemarin
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini
Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Karena yang ada hanyalah hari ini
Hari inilah yang terbaik untuk hari kita.
Masa depan bukan sekedar impian, tapi sebuah komitmen .....
semangat bisa datang dan pergi begitu saja....
Kasih sayang kita tak kan pernah berakhir ....karena kasih tidak harus berakhir....
percintaan sejati kita mendengar apa yang dikatakan....dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab percintaan tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran....
melainkan dari HATI
Lebih baik kehilangan harga diri dan ego kita untuk orang yang kita cintai
daripada mereka, kehilangan harapan dan kebanggaannya karena mereka memberikan kepada kita dengan cinta.
Jangan terlalu bangga dengan apa yang kita miliki,
Namun banggalah pada proses bagaimana kita memilikinya,
sebab sungai mengalir indah ada pada deras dan gemiricik airnya......
bukan pada muaranya.
Karena disanalah kebahagiaan sebuah proses hadir, kita bukanlah pemimpi.....
melainkan kita hadir manfaat pada saat yang tepat dan untuk orang yang tepat.
Berjuanglah hingga mempertahankan kisah cinta sejati kita
Musuh terbesar saya adalah Aku, aku, aku dan aku
Cinta sejati saya adalah kita.....dan menjadi kami
Pamulang, 12 Desember 2007
Setiap kuhembuskan nafasku, cintaku padamu semakin bertambah.
Dapatkah kau hitung???
Begitu pula dengan rasa cintaku padamu yang tak dapat dihitung dengan kepala.
Setiap kupejamkan mataku, bayangmu selalu terlintas.
Inikah rindu yang terasa???
Ragaku, jiwaku, dan pikiranku tercipta hanya untukmu seorang.
Setiap kulangkahkan kaki, jiwaku mencari jiwamu.
Akankah kau simpan hatiku selalu???
Waktu tak kan berhenti, kuharap cintamu pun tak kan berhenti.
Segala yang ada di dunia tlah kurasa, pahitnya kenyataan, manisnya impian.
Kini ku tak banyak lagi impian, hanya satu impianku.
Hanya kau impianku, yang membuat diriku bangkit, bahagia dan damai.
Segala yang tlah kulalui, tak ada yang seindah waktu ku bersama dirimu.
Inikah yang dinamakan Soulmate???
Tlah kutemukan belahan jiwaku, kan kusayangi dan kucintai slamanya.
Segala yang ada di diriku, kujaga untukmu.
Bahagiakah kau bersamaku???
Damaikah jiwamu bersama dengan jiwaku???
Pantaskah diriku???
Bung Fachry...
Manusia hanyalah materi dan energi!
Ketika pikiran arogansinya meraja, mencoba membuka awal dan akhir......
Dear my beloved Fachry LatiefGambaran Hati
Dalam heningnya malam dan dinginnya desiran angin,
Dalam sepinya hati dan pikiran yang melayang,
Dalam mencari jawaban akan kehidupan ini,
Kudengar bisikan jiwa-mu yang menenangkan jiwaku.
Bila hati hanya menginginkanmu seorang,
Bila perasaan dan pikiran sulit untuk bersatu,
Bila harapku selalu untukmu,
Bila ragu dan ketakutan melanda,
kutahu kasihmu selalu menyejukkan hatiku.
Tak hanya masa lalu yang mempertemukan.
Tak hanya rasa kasih yang menyatukan.
Tak hanya pikiran yang mengabadikan.
Tak hanya jiwa yang saling membutuhkan.
Keutuhan dirimu-lah yang memberi warna serta keharuman dalam diriku.
By :
Tici@
….Tapi anjing-anjing tak pernah kecut menerkam. Mereka rawat paku taringnya dengan penuh harga diri.
Dalam gerutuan hidup ini selama berabad abad kita terus mengingat ingat mereka Diamlah kau saudaraku yang pengecut!
Sebelum penderitaan seseorang menjadi lebih kuat darimu Siapapun, yang lebih baik darimu, Sedia sekarat untukmu, gugur lebih banyak untukmu
(Victor Serge, Resistance, 1989)
Ketika pikiran tertuju ke suatu bentuk, hati seolah-olah berbisik kepada pikiran untuk berdialog.
Kadang2 pikiran teralalu laju membuat kesimpulan dari bentuk tertentu menjadi beberapa bentuk.Hati pun tidak kalah menentukan bentuk2 lain dari bentuk2 pikiran.
Kita tanya kepada sebuah bentuk tersebut, apa pendapatnya? apa reaksinya?
Bentuk pun berbicara kepada pikiran dan hati, katanya
"aku pun bisa menjadi bentuk2 lain tanpa sepengetahuan hati dan pikiran".
Bung Fachry......!!!!
Kita sebagai manusia tentu punya bentuk2 lain dalam menilai sebuah bentuk.
Tapi alangkah lebih baik biarkanlah bentuk2 itu yang menilai dirinya sendiri, itulah kemurnian sebuah nilai.
Estetis membutuhkan perjalanan realitas yang sesunguhnya, jujur dan berjalan sesuai hukum kebenaran (tertulis dan lisan)
agar keindahan dapat diterjemahkan menjadi alam pikiran realitas yang tertinggi dengan nomenanya. sepertinya halnya dengan photo.
Dan photo fahry masih menyimpan sisi egois dan nafsu dalam membahasakan kenyataan.
selamat berkarya.
sy mmang suka kemana-mana tp ruang n waktu tak mngkin sy bisa ada dimana-mana dalam satu waktu. Ketika kau berfikir tentang saya maka disitulah saya ada untuk kau.
Tak da lah setiap musik jiwaku ini tanpa alam dan lingkunganku ini, kalianlah yang mengajarkanku tuk selalu tumbuh dan tetap berada dalam keberadaanku hingga aku menjadi berada.
Tuhan membohongi kita atau kita membohongi diri kita sendiri?
sebnernya Tuhan menciptakan kita atau kita menciptakan tuhan Bung?
Aku diTaman Peradaban,,... Dimana Dirimu??
"...Tuhan tlah membohongi kita demi sebuah kebenaran.."
Selama kita memikirkan Tuhan, selama itu Tuhan ada...Dan Tuhan ada, bukan karena dipikiran.. Tapi Tuhan ada karena "KITA" ada
Tangkaplah Gambar keindahan dari dirimu.. Bung Fachry,
Niscaya akan membias keluar dan dapat dinikmati oleh jiwa-jiwa yang haus dan kering....
Kehidupan adalah rentetan perubahan alamiah dan dadakan ..
biarkan realita menjadi realita ..
biarkan segalanya mengalir secara natural .
Baru saat ini saya lihat blog fahri, bagus.. saya kagum. Sekedar informasi saya sendiri baru akan memulai mencari manusia2 yang mempunyai avatar "cahaya" seperti anda. Mungkin kita bisa saling berdiskusi tentang perjalanan ruhani yang telah kita lewati. Demi keseimbangangan dunia tidaklah kita terlalu frontal membicarakan Rahasia Illahi karena nanti bisa membuat pusing umat, karena setiap orang mempunyai proses yang berbeda, hanya orang2 yang terpilihlah yang bisa mengetahuinya. Keep fokus untuk membantu manusia untuk dapat menemukan "jati dirinya" dan menepati janjinya ketika belum diturunkan ke dunia fana ini, agar tercapainya TUJUAN AKHIR. Selamat Bekerja..
Dear Fachrie:
Apa kelebihan manusia itu?
Kelebihan adalah menutup apa yang terbuka, membuka apa yang seharusnya dibiarkan misterius, melipat kebenaran di antara tumpukan kepalsuan, menjinjing dusta di antara posibilitas kebenaran.
Lalu di mana kelemahan manusia?
Kelemahannya terletak pada ketipisan membedakan antara yang Haq dan Bathil !
Kehidupan di peruntukkan bagi tiap insan semua nya bermatlamat dan berwawasan ...
terpulang bagi individu bagaimana untuk memanfaatkan nya....
bagaikan permata duduk di persada gemerlap ..
sinar nya melantu khatulistiwa itu lar kita insan istimewa ....
Bila hati berkata, pikiran tak selalu menyertai.
Bila kenyataan datang, impianpun sirna.
Bila resah melanda, airmatapun tak tertahan.
Jiwa tak mampu sendiri. Hati tak mampu mengingkari.
Raga tak mampu berdiri.Waktu tak dapat dihentikan.
Segala kenangan membekas di sanubari.
Coba tuk' melangkah dengan segala daya yang ada.
coba tuk' menyatukan serpihan harapan dan impian.
Marxisme sebagai pengatur lalu lintas kebenaran?
Apakah mungkin?
Marxisme sendiri sering terlihat otoriter dan tidak manusiawi koq. Ketika ideologi menjadi pengatur lalu lintas kebenaran,maka ideologi itu berubah menjadi supra ideologi.
Begitu mengerikan ideologi kalo berubah menjadi ideologi yang mengatur lalu lintas kebenaran
Setelah dimensi ideologi serentak memisahkan individu dari individu. terjadi totalitas yg parsial, totalitas tapi pecah2. karena kendati menerima totalitas, harus ada syarat yg disepakati. syaratnya adalah totalite (keseluruhan) itu tidak boleh dimutlakan dan tidak boleh menjadi sesuatu yg mutlak. sebab jika totalite itu menjadi mutlak, maka ia akan menjadi tolak ukur tertinggi. seperti tolak ukur penyamarataan rasa itu tidak boleh terjadi. karena menyebabkan nilai hidup sebagai individu tidak lagi mutlak dalam dirinya, tapi dibangun diluar dirinya. karena itu, maka semua bentuk totalite (keseluruhan) harus tunduk pada tolak ukur yg lebih tinggi lagi. nah tolak ukur itu tau apa namanya, yg pasti harus menerima dan menghormati martabat masing2 individu, tapi bukan berarti individualisme.
marx sebagai ideology (marxism) atau apapun harus terlepas dari monopoli kebenaran sejati (hal ini didasarkan pada konsep pluralisme filsafat. jadi awalnya filsafat harus terlepas dari monopoli kebenaran sejati) nah, sebaliknya marxism harus berfungsi sebagai pengatur lalu lintas kebenaran, melalui prosedur yg fair bagi pencapaian konsensus
Bila berjanji berkata "boleh" berati bisa tp blom pasti sifatnya....
tinggal ada kepastian tanggal waktu dan tempat saya persilahkan pd Mas Payi yg
notabennya seorang pria berparas lawas sedikit anjas tangkas
dalam mengabadikan moment se antero kampus pesona..monggo mas
Dear Fachrie,
pernah terpikir dalam benakku bahwa perubahanku demi menghamba kesenangan dan tawa sesaat.
Tapi dalam pengalaman, justru berkata lain: perubahan adalah bentuk nyata dari pertobatan sejati dan hasrat untuk menangisi keterbatasan diri.
Seperti ketika Hanuman menangisi cermin dirinya di balik kaca cupu astagina.
Aku yg penyuka warna biru, putih, hitam dan orange ini hanya tau bahwa hidupnya akan sangat berarti kalo percaya dengan yang namanya "Hati dan Kekuatan Doa"...masih belum tau apa yang sebenarnya aku cari dalam kehidupan cintaku...
Menurutku gadis tomboy yang katanya sekarang udah agak feminin ini..cinta adalah sebuah pencarian...dan saat dia tiba pada gerbang perkawinan...maka cinta adalah sebuah komitmen.
Makanya Plato pernah berkata kepada muridnya..."Kita tercipta bukan untuk mencari sebuah kesempurnaan,..tapi belajar menerima dn mencintai apa yang ada even sangat sederhana dengan cara yang sempurna...
" aku tak pernah tau,..apakah aku masih punya cukup waktu...inginku meraihmu dan mengiringmu menemukan bayang semu itu..."
it nice to know u, bro..."
Bung Fachry......
Maju terus fotografi untuk menyuarakan fakta.
Kekayaan anda membaca literatur bermutu dan kerap mendiskusikan tren masa depan teknologi informasi komunikasi memang wajib krn anda sebagai mahasiswa ataupun profesional dalam bekerja.
Karena semakin meresapnya teknologi informasi komunikasi. Tidak hanya sebagai profesional IT namun di bidang lain pun pengetahuan itu sangat strategis.
Kak fachry...orangnya sedikit ngaco!!!
Kalo ngomong gak bisa serius, asli bener-bener jagonya bermain kata-kata...
Yang pasti banget ne kak Fachry itu baik n care banget.
cuma gitu, dia orang nya gak pernah bisa serius kalo ngobrol ma cewek...
Bang Fachri memang Sang Legenda!
"Sang Menghidupkan Waktu"
Musim gugur ini saya balik Djakarta lagi Bang, Kelak kita kan bersua.
Bung Fachry....
Monika akan berkata:
"Berpalinglah kepada kami, makhluk rendah yang mendamba menjadi manusia. Bukan muka cantik dan tubuh sempurna yang aku cari. Tapi keberanian menatap di antara jeruji kemungkinan"
YAYUK BERSABDA;
"Lebih baik memfitnah orng lain daripada memfitnah lidah sendiri".
ha ha hahahaha...
Fachry.....!!! pernahkah kau terpikir, bagaimana membuat orang pintar menjadi pintar? karena.. pintar tidak memiliki nurani=PERCUMA.Tidak hanya pintar yang memikirkan dirinya sendiri.Memang terlalu besar untuk memikirkan negara ini (Klise....kalo orang2 mapan bilang :) tapi pernahkah terpikir kelak keturunan kita memiliki masalah yang sama di negara ini. Karena kondisi bangsa kita akan terus sama seperti ini jika kita tidak bergerak. Hanya ada 2 kondisi, semakin buruk atau tetap seperti ini.... kalau kita melihat media setiap hari, isinya hanya orang-orang yang penuh dengan orang-orang yang tidak puas. Sayangnya kita punya mata namun tidak mau melihat lebih dekat dan hanya bisa menafsirkan. Selama kepentingan kita tidak terganggu akan kah kita akan terus seperti ini??
AKU..hanyalah seorang aku.. tanpa kamu aku tetap seorang aku..tapi tanpa DIA aku bukanlah apa2..apa yang kamu lihat belum tentu itu aku.. karena yang tau aku hanyalah aku.. apa salahnya dengan mengaku sebagai aku.. karena yang aku punya hanya aku..
Fachry banyak betul tulisannya.. bikin buku dooooong..Bang
Bagi seorang pecundang seperti ku, Tuhan adalah segala-galanya, tapi Tuhan bukan suatu hal yang penting.
Karena.., aku berdiri diatas kepentingan, dan yang paling kupentingakan adalah "diri"ku sendiri. Tuhan bagiku kini hanyalah teka-teki, tak peduli dia mati atau hidup abadi.
Mungkin Tuhan adalah segala adanya, kenapa? Karena kita hanya bisa memisahkan antara Yang Satu dengan lainnya. Oleh karena itu anda mengatakan Tuhan bukan segala-galanya.
Bicara Tuhan dalam dua dunia, adalah timbangan yang tidak akan pernah seimbang. Maka jangan bimbang namun tetap harus menimbang-nimbang. Kelak baru semuanya akan seimbang!
ck..ck..ck..Bung Fachry,
Kau Bagaikan angin yg berhembus..sekelebat sepoi kemudian pergi entah kmana.. menjelajahi nusantara mungkin demi mengais kreativitas atau hanya sekedar melacur demi lancarnya pencernaan.. raut mu kurindukan disini.. di negeri persemaian manusia baru.. kanvas pun merindukan cahaya untuk dilukiskan oleh pujangga-pujangga citra..
duh gw ngomong apa seh.. intinya siy KE MANE AJE LU..RI??
Foto merupakan framing fotografer.
Realitas yang direduksi secara semena oleh pemotret.
Dibungkus melalui warna dan komposisi.
Estetika fotografi lebih merupakan hasil tafsiran pemotret.
Kuat lemahnya keteraturan di belakang ketidakteraturan. Antara harmoni dan chaotics. Titik kelemahan yang tidak dianggap, berlalu dalam keberasingan.
Bukan begitu, Fachrie ?
Foto sebagai ekspresi jiwa,
and Maz FacHry jago banget ekspressiin jiwanya kedalam foto2 n tulisan,..
aku suka yang "mandi lumpur" natural aja,..
Sukses bwat Maz fachry
Torehan peristiwa yang banyak meninggalkan asa terkumpul dalam paduan warna pada gambar.
Fachry adalah orang yang sering memaknainya dengan petikan tangannnya.
Bravo, Sahabatku ...
Mas fachry.....
Insya Allah im a fighter.. soal happy sekarang harus jadi prioritas dalam hidup icha .. sekarang icha harus sabar, banyak doa & usaha keras.. demi & untuk kebaikan semuanya.. Icha mau bagian orang-orang yang icha sayang ..Allah pasti punya satu misi atas kehadiran icha di bumi ini.. moga2 icha bisa bermanfaat di kehidupan ini..
at least if i don't have "heaven" in this earth life..let's hope tht i will have real heaven in life after life..eternity & no limited time to have those "happiness" :D ..
InsyaAllah lah mas..itu juga kalo icha lolos ujian di "jembatan"-nya.. Doain yaaaa..Mas
Pada Sebuah Asumsi, Seni Terletak di Materi(al).
Seni pada perkembangan yang bisa saya ikuti, artinya saya mengerti, tentu saja dengan mengukur suatu karya (karya itu sendiri atau asumsinya), sepertinya telah dijejali sekian banyak asumsi-asumsi, yang memperkarakan medium representasinya sendiri. Ketika saya memandang seni sebagai sebuah kemauan yang tak disadari, ketika saya sadar saya telah berasumsi, ketidaksadaran saya mati. Lalu ukuran apa yang saya pakai, entah, yang pasti sangat subjektif. Sebelum diteruskan, saya hanya ingin katakan subjektif bukan berarti tanpa dasar. Hanya sebuah keberanian. Tapi juga bukan untuk menghadapkan diri secara bertentangan dengan logika formal. Logika formal yang mana? Yang mana saja yang kamu anggap formal, walau belum tentu berkesesuaian dengan apa yang saya maksudkan. Jadi, bebaskan, lalu mari kita teruskan.
Tidak semua asumsi berdampak. Tapi saya memfokuskannya hanya pada asumsi yang berdampak. Buat apa saya menulis sesuatu yang tidak berdampak? Bukan itu pertanyaannya, tapi seperti apa dampaknya, bagaimana dampak itu dihasilkan, dari proses seperti apa?
Perdebatan, dimana seharusnya lukisan di mediakan, kanvas, tembok, kaos, monitor komputer, atau media lainnya. Selesai. Semuanya boleh. Tidak ada seharusnya. Walau kemudian istilah gambar di anggap lebih relevan jika di luar kanvas. Keterikatan dengan kanvas yang semakin lemah membuat para seniman lebih bebas mengungkapkan segala gagasannya lewat semua media yang mungkin. Di saat kematian seniman sebagai pembentuk maksud, seni justru kian menjadi pernyataan pribadi. Sebuah ironikah? Seolah ironi, mungkin itu jawaban saya.
As Wr.Wb.
Mengenai Fachry bagi saya:
1. Penipu ulung soal realita
2. Tukang ngeles kalo debat.
3. Provokator wacana.
4. Gadungan gayanya
5. Sinting pemikirannya
6. Ingin menjadi Tuhan
Kritik & saran:
1. Anda bukanlah apa-apa, hanya sebagian dari keindahan dunia. Tidak lebih dan tidak kurang.
2. Jangan terlalu melampung ke langit, cobalah membumi, Karena Tuhan tidak ada di langit, tapi di sekitar & dekat dengan Anda.
3. Cobalah menetap, jangan terlalu melayang, melarikan diri, dan merasa sebagai Seorang pengamat. Sudah saatnya Anda turun dalam kehidupan.
4. Janganlah menghindar atau meninggalkan sesuatu hal saat itu mulai menjadi bagian dari keindahan anda (jangan byk nanya & pura-pura bodoh).
5. Percayalah dengan kata-kata hati-Mu, dan berusaha menuju ke ke arah kebaikan, sambil berusaha mengendalikan keburukan. Karena Tuhan adalah Hati-Mu.
As Wr.Wb.
doG Bless You Sempat, ternyata sempat.
Hal kecil berarti itu sempat saya alami. Sewaktu sepi melulu. Kutu-kutu di bulu anjing, menjilati bir dingin.
Terimakasih, untuk tuan yang telah bersedia menjadi Tuhan malam ini.
Terimakasih. Semoga Anjing selalu memberkatimu tuan.
Selalu.Disela itu seorang tua memainkan ringkih gitarnya.
“abu lihat, garis dicakrawala itu adalah senarku..”
matanya menatapku penuh harap, agar aku percaya. Aku hanya pergi, tak berkata, tapi percayalah, dalam hati aku percaya, bahwa garis dicakrawala itu adalah senarnya.
seperti senja yg lumpuh karena separuh waktu terbunuh… begitulah
Saya sendiri tidak terlalu yakin dengan apa yang telah ditulis untuk saya oleh Bang Fachry dalam komentar-komentarnya. Tapi setidaknya, ada beberapa hal yang perlu kita berikan apresiasi terhadap tulisan-tulisan Bang Fachry (tanpa pujian yang berlebihan) yakni;
(1) kita mampu melihat dan menyadari dengan seksama karakter seseorang yang selalu menghargai hasil jerih payah orang lain, dan itu jarang sekali kita lihat dan kita sadari dari rata-rata orang yang ada di dunia ini selain Bang Fachry;
(2) Kita mampu memperhatikan hal-hal kecil kendati pun itu sepele tapi hanya sedikit orang peduli terhadap hal-hal kecil tersebut yang mungkin suatu nanti tanpa disadari bisa menjadi menjadi bom waktu bagi kita, dan Bang Fachry adalah orang yang sangat peduli terhadap hal-hal kecil tersebut.
Tulisan-tulisan ringan Bang Fachry selalu menjadi motivasi dan inspirasi bagi saya dalam memahami arti hidup yang sesungguhnya.